Kepala Badan Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa sudah ada lebih dari 20 ribu personel gabungan yang diterjunkan untuk memadamkan titik api menggunakan jalur darat, baik di Sumatera ataupun Kalimantan. "Luas lahan yang telah dipadamkan di Riau ada 4.782,25 hektare dan di Kalimantan Tengah ada 10,5 hektare," kata Sutopo dalam keterangan persnya, Selasa (29/9).
Dari 20.837 petugas darat yang diterjunkan memang jumlah terbanyak ada di daerah Riau dengan 7.196 personel. Adapun di Jambi ada 2.365 personel, 2.698 personel di Sumatera Selatan, 2.202 personel di Kalimantan Barat, 2.501 personel di Kalimantan Tengah dan 2.210 personel di Kalimantan Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BNPB menyatakan pembakaran lahan masih banyak terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (29/9). Itu pula yang menyebabkan kabut asap menyelimuti kota itu dan berbahaya bagi kesehatan.
Palangkaraya mencetak rekor terparah dalam bencana kabut asap yang melanda Indonesia tahun ini. Akhir pekan kemarin, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di kota itu sempat menembus angka 2.000. Jumlah itu jauh melebihi level berbahaya yang ambang tertingginya berada di angka 500. (pit/bgs)