Tercatat ada enam provinsi yang terkena dampak pembakaran lahan di Indonesia. Selain Palangkaraya, kota lain yang kualitas udaranya turut dipantau BNPB dari seluruh provinsi tersebut adalah Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pontianak, dan Banjarbaru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kualitas udara yang buruk di enam kota tersebut turut mengganggu jarak pandang di sana. Sutopo berkata, jarak pandang di Palangkaraya hanya mencapai jarak 100 meter akibat tingginya tingkat polusi asap.
Selain itu, masyarakat di Pekanbaru juga masih bisa memandang hingga jarak 800 meter di saat yang bersamaan.
Untuk memadamkan titik-titik api di enam provinsi tersebut, BNPB telah menerjunkan beberapa pesawat dan helikopter. Meski demikian, sejauh ini belum ada rencana untuk mengevakuasi warga Palangkaraya. Menurut BNPB, kewenangan evakuasi ada di pemerintah daerah.
Selain evakuasi, masalah pemberian kebutuhan dasar masyarakat pun menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Sementara untuk masalah kesehatan menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. (utd)