Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan, ketimpangan antara kota dan desa ini merupakan masalah serius yang dihadapi pemerintah saat ini.
Dalam catatan Kementerian Desa, pada tahun 1980-an sekitar 78 persen jumlah penduduk Indonesia tinggal di pedesaan. Namun saat ini jumlah penduduk yang tinggal kota dan desa hampir berimbang.
Lihat juga:Serapan Dana Desa Baru Capai 45 Persen |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kemiskinan jadi penyebab utama urbanisasi ini. Tahun lalu, persentase penduduk desa yang hidup di bawah garis kemiskinan adalah sebesar 13,8 persen. Sementara penduduk kota berjumlah lebih kecil yaitu 8,2 persen.
"Semakin tinggi nilai indeks ini artinya semakin jauh rata-rata pengeluaran penduduk miskin dari garis kemiskinan," kata Marwan
Pendidikan di desa dinilai sebagai salah satu indikator sosial juga sangat rendah. Infrastruktur yang terbatas, dan masih mengakarnya budaya lokal dengan menempatkan pendidikan formal sebagai kebutuhan tersier juga jadi penyebabnya. (sur)