"Di Kalimantan Tengah ada tujuh orang, Sumatra Selatan empat orang, dan yang terbaru di Riau satu orang," ujar Khofifah usai mengikuti rapat penanganan lanjutan kebakaran hutan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Kamis (22/10).
Sementara terkait bantuan sebesar Rp900 ribu yang rencananya juga akan diberikan kepada para korban kabut asap, Khofifah mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk mendanai hingga Rp1,09 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah mendistribusikan buffer stock di enam hingga tujuh provinsi, dan memastikan ke Badan Urusan Logistik soal CBP (cadangan beras pemerintah)," kata Khofifah.
Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota sudah diberi kewenangan untuk bisa mengeluarkan cadangan beras tersebut hingga mencapai 100 ton.
Seandainya jumlah cadangan yang mau dikeluarkan mencapai 200 ton, maka kewenangan ada di tangan pemerintah provinsi.
"Sementara jika sudah lebih dari 200 ton, kewenangan ada di Kemensos. Tapi sampai saat ini belum ada permintaan sampai sebanyak itu," kata Khofifah.
Sementara untuk kemungkinan evakuasi, Kemensos berencana membangun sebuah tenda yang di dalamnya memiliki alat purifying air agar pengungsi bisa menghirup udara yang lebih bersih.