Salah seorang anggota TNI yang bertugas di lahan konsesi PT Bumi Andalas Permai, Letnan 1 Kavaleri Panji Prawira mengungkapkan bahwa asupan nutrisi dan juga vitamin para anggota TNI sangat terjaga selama mereka bertugas di lokasi.
"Makanan itu TNI didukung oleh makanan siap saji (ransum), ada susu, dan tidak lupa camilan berupa biskuit," kata Panji saat ditemui di posko kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (28/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ada persediaan makan untuk pagi, siang, dan sore. Jika makanan sudah habis maka kami baru masak mi instan," kata Panji. "Itu bukan makanan pokok, hanya tambahan saja."
"Susu juga untuk netralisir paru-paru agar enggak kena infeksi saluran pernapasan akut," ujarnya.
Selama berada di lapangan untuk memadamkan api, anggota TNI diberi perbekalan dan peralatan yang sudah menjadi standar operasional prosedur TNI. Peralatan yang ada di antaranya adalah topi rimba, water bag, sarung tangan, kaca mata, dan tentunya masker.
Khusus di lokasi kebakaran di lahan konsesi PT BAP, jumlah anggota TNI yang diterjunkan berjumlah 130-an anggota. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga shift, yakni untuk tim pemadaman, untuk tim cadangan, dan untuk tim di posko memantau munculnya titik api baru.
"Satu tim terdiri atas 30 sampai 40 orang," kata Panji. (utd)