“Tahan diri untuk tak terburu-buru mengaitkan tindak kekerasan itu dengan agama, karena tak ada satu pun agama yang menoleransi praktik pemaksaan kehendak dengan kekerasan,” kata Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution dalam keterangan tertulis kepada media, Minggu (15/11).
“Tak ada urgensi, relevansi, dan tak perlu sama sekali ada aksi balasan dengan cara-cara kekerasan yang mengatasnamakan agama,” ujarnya lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tindakan kekerasan di Paris tidak bisa dibenarkan oleh nurani kemanusiaan universal. Apapun motif dan alasan di balik kekerasan itu, ratusan korban jiwa telah jatuh. Mari bersatu melawan teror kemanusiaan,” kata Manager.
“Perbuatan penuh kekerasan seperti itu tidak boleh ditoleransi atas nama apapun. Pesan Allah sangat jelas: barang siapa membunuh satu nyawa, sama dengan membunuh seluruh umat manusia. Barang siapa menyelamatkan satu jiwa, sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.
Ia meminta semua pihak untuk tak berasumsi dan memberikan stigma terhadap umat Islam, dan mendukung muslim di Eropa untuk mengintensifkan komunikasi dengan berbagai pihak di benua itu demi peningkatan integrasi sosial muslim dengan masyarakat Eropa.