Menurut Ahok, sapaan Basuki, para auditor BPK yang memeriksanya kemarin mungkin berpikir bahwa dirinya emosional dan mudah marah jika ditekan. Namun faktanya dalam pemeriksaan kemarin Ahok tidak sekalipun mengeluarkan kata kasar.
"Mereka tidak mengetahui bahwa saya sudah belajar, saya kunci saja 'toiletnya'," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, sebelum pemeriksaan dimulai Ahok sempat naik pitam lantaran staf komunikasi dan informasi Pemprov DKI tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar di dalam ruang pemeriksaan.
Kejadian bermula ketika Ahok tiba di Kantor BPK sekitar pukul 09.00 WIB. Mantan Bupati Belitung Timur itu langsung menuju lift bersama sejumlah stafnya, untuk naik ke ruang pemeriksaan yang berada di lantai 12.
Sebelum pintu lift tertutup, seorang pegawai Dinas Komunikasi, Informasi dan Kehumasan DKI Jakarta bernama Harun terlihat berusaha masuk ke lift, sembari menenteng kamera.
Mendengar larangan tersebut, Ahok menjelaskan bahwa orang yang dilarang itu merupakan staf hubungan masyarakat Pemprov DKI Jakarta. Ahok menarik Harun masuk ke lift dan naik ke lantai 12.
Belakangan, staf humas Pemprov DKI Jakarta tersebut tetap dipaksa turun ke lobi. Ia tidak diperkenankan merekam pemeriksaan terhadap Ahok. (pit)