Namun begitu Ahok, sapaan Basuki, tidak terlalu ambil pusing dengan fakta bahwa dia memiliki banyak musuh. Dia mengatakan bahwa itu sudah menjadi takdir yang tertulis di garis tangannya.
Bahkan, Ahok menegaskan bahwa takdir yang dia jalani sekarang adalah untuk melawan oknum-oknum yang berlindung di institusi-institusi yang ada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ahok Tantang BPK Buka Rekaman Pemeriksaan |
"Saya sangat senang karena rekor saya bertambah dengan melawan BPK," ujarnya.
"Jika KPK sampai menjadikan saya tersangka dengan alasan tidak jelas maka takdir saya juga untuk melawan oknum di KPK," ujarnya.
"Wah, lengkap dan top sekali di republik ini saya lawan semua."
Sebelumnya BPK menghabiskan sembilan jam untuk menggali keterangan dari Ahok terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Ditemui usai pemeriksaan, Ahok yakin tidak akan menjadi tersangka pada perkara yang menurut Laporan Hasil Analisis BPK berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara sekitar Rp191 miliar itu.
"Nanti KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang memutuskan akan memanggil siapa. Untuk menetapkan tersangka atau memanggil saksi itu kewenangan KPK," ujar Ahok di kantor BPK, Jakarta, Senin (23/11).
Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Yudi Ramdhan, mengatakan tim investigasi dari kantor akuntan negara akan segera menyimpulkan temuan dan konfirmasi dari pejabat terkait dalam perkara RS Sumber Waras.
Yudi berkata hasil pemeriksaan terhadap Ahok dan beberapa pejabat DKI Jakarta bersifat rahasia sehingga tidak dapat dipublikasikan. "Substansinya milik penegak hukum," katanya. (bag)