Metode Exit Poll Menangkan Risma di Surabaya

Sandy Indra Pratama, CNN Indonesia | Rabu, 09/12/2015 15:21 WIB
Metode <i>Exit Poll</i> Menangkan Risma di Surabaya Bekas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Metode survei melalui "Exit poll" yang dilakukan Surabaya Consulting Group (SCG) menyebutkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Risma-Whisnu di Pilkada Surabaya, hari ini, unggul. Pasangan Risma memperoleh 81 persen suara sedangkan pasangan Rasiyo-Lucy hanya 19 persen.

"Exit poll yang dilakukan tim SCG hingga pukul 13.00 WIB, Risma-Whisnu unggul," kata Direktur Eksekutif SCG Consulting Didik Prasetiyono, di kantor Tim Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas Surabaya, Rabu.

Menurut didik, "exit poll" kali ini menggunakan sampling 4.000 responden yang tersebar di 400 tempat pemungutan suara (TPS) dengan "margin error" lima persen.


"Total data yang dimasukkan 100 persen," ujarnya.

Didik mengatakan "exit poll" ini merupakan tata cara penghitungan cepat dengan menantikan orang yang baru keluar dari TPS untuk kemudian dimintai pendapat.

"Dengan demikian Pilkada Surabaya dipastikan dimenangkan Risma-Whisnu. Tapi kita tunggu "real count" yang akan dipublis pada sore ini, semoga tidak jauh berbeda" ujarnya.

Perolehan suara tingkat kecamatan yang paling tinggi di antaranya Pabean Cantikan dengan 92 persen untuk Risma-Whisnu dan 10 persen untuk Rasiyo-Lucy. Disusul Lakarsantri Risma-Whisnu 93 persen dan Rasiyo-Lucy 7 persen, Karangpilang Risma-Whisnu 94 persen, Rasiyo-Lucy 6 persen.

"Yang paling tinggi Kecamatan Wiyung Risma-Whisnu 97 persen, dan Rasiyo-Lucy 3 persen, sedangkan terendah di Bulak Risma-Whisnu 62 persen dan Rasiyo-Lucy 38 persen," katanya. (Antara/sip)