Janji Pasha Ungu Jika Menang Pilkada: Kartu Rakyat

Anggi Kusumadewi, CNN Indonesia | Rabu, 09/12/2015 15:49 WIB
Janji Pasha Ungu Jika Menang Pilkada: Kartu Rakyat Hidayat dan Pasha Ungu unggul sementara berdasarkan hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia. (ANTARA/Basri Marzuki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Palu, Hidayat dan Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, berjanji untuk menggelontorkan 50 ribu kartu rakyat bagi keluarga tak mampu jika terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak.

“Kartu Rakyat akan diterbitkan serta dibagikan kepada 50 ribu warga kurang mampu di Palu secara gratis. Ini skala prioritas program 100 hari pertama kami jika terpilih memimpin kota ini,” kata Hidayat di Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Sore ini, Senin (9/12), pasangan Hidayat-Pasha memimpin perhitungan sementara Pilkada Palu berdasarkan hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network). Mereka mengantongi 39,97 persen suara, meninggalkan dua pasang calon lainnya.
Soal Kartu Rakyat, Ketua Tim Relawan Hidayat-Pasha, Muhammad Ikbal, mengklaim kartu itu nantinya akan memberi manfaat langsung pada masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan tanpa pungutan.


“Kartu Rakyat dilengkapi dengan asuransi jiwa. Pemiliknya akan mendapat santunan jika ditimpa musibah,” ujar Ikbal.

Pemegang Kartu Rakyat juga bakal memperoleh prioritas pekerjaan di lingkungan mereka, baik negara atau swasta.

Kartu Rakyat yang dijanjikan untuk warga Palu itu akan dibagi menjadi tiga golongan: Kartu Prasejahtera I untuk 10 ribu orang berpendapatan maksimal Rp1,5 juta, Kartu Prasejahtera II untuk 15 ribu orang berpendapatan maksimal Rp1 juta, dan Kartu Prasejahtera III untuk 25 ribu orang berpendapatan maksimal Rp500 ribu.

Tim Hidayat-Pasha mengklaim Kartu Rakyat berbeda dengan kartu-kartu lain yang telah dikeluarkan pemerintah saat ini.

Pemegang Kartu Rakyat dijanjikan pelayanan maksimal dari Pemerintah Kota Palu, mula tingkat Rukun Tetangga sampai Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Pasha memilih maju dari Palu sebab kota itu merupakan kampung halamannya. Dia dan Hidayat diusung Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa. (Antara/agk)