Alasan yang selalu diberikan pihak Metromini kata Ahok adalah soal kepengurusan PT yang masih terhadi dualisme.
Hal tersebut membuat peluang Metromini bergabung dengan PT Transjakarta malah didahului oleh Kopaja. Padahal, Ahok mengklaim dirinya terlebih dahulu memilih Metromini dibandingkan Kopaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Metromini Mogok Massal, Netizen Bersorak |
Bahkan jika tidak ada halangan besok, Selasa (22/12) rencananya Kopaja akan meluncurkan kurang lebih 350 bus Transkopaja yang merupakan bukti kerjasama Kopaja dengan Pemprov DKI.
Lihat juga:Metromini, Dulu Berjaya Kini Tersungkur |
Tak hanya itu, Ahok pun telah mempersiapkan pelatihan untuk para sopir Metromini yang akan dilaksanakan di Tegal. Di sana, para sopir yang melamar akan dilatih oleh Perum Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD) dan akan menerima sertifikat sopir.
Ahok juga menjanjikan bahwa tidak ada batasan umum bagi para sopir Metromini yang mau bergabung ke PT Transjakarta. Asalkan fisik mereka masih kuat maka Ahok memastikan mereka akan diterima.
"Tak perlu ada syarat ijazah, umur pun jika 60-70 tahun masih gagah kenapa tidak," ujar Ahok. (bag)