Tiba di sebuah kafe di Pantai Mutiara, Jakarta, belum tampak pengawalan luar biasa di sekitar Tito. Namun, dia langsung memasuki ruang khusus yang terpisah dari khalayak.
Dari kafe tersebut, rombongan kemudian menaiki kapal jet ke Ancol Beach City, baru pengamanan terhadap sang jenderal bintang dua lambat laun meningkat.
Dari satu titik ke titik lainnya, Tito terlihat dikawal oleh sekitar delapan orang polisi bersenjata laras panjang, lengkap dengan pakaian pelindung antipeluru khas antiteroris. Rombongan pun selalu bergerak dengan cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai bagaimana kondisi keamanan wilayah hukum yang dia pimpin, Tito mengatakan secara umum kondisi aman.
Sebelumnya, pimpinan kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur, Santoso, sempat mengancam akan menghancurkan Polda Metro Jaya. Ancaman itu dikeluarkan lewat video yang diunggah di media sosial.
Jelang pergantian tahun, Polri dan Badan Intelijen Negara menyatakan Indonesia siaga I teror. Namun, hingga saat ini, tidak ada serangan teror selain ancaman pada secarik kertas di Mal Teras Kota, Tangerang Selatan. (sip)