"Harus diakui target legislasi tak tercapai dan ini harus menjadi introspeksi bagi DPR dan juga pemerintah karena legislasi adalah produk kedua lembaga," ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/1).
Padahal DPR memiliki 39 Rancangan Undang-Undang (RUU) yang ditargetkan rampung sepanjang tahun 2015. DPR tahun 2015 memang diwarnai banyak peristiwa dan tindakan kontroversi yang membuat anggota legislatif sibuk dengan urusan mereka sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Fadli memiliki sejumlah harapan menyambut datangnya 2016. Politisi Gerindra itu berharap sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dapat lebih ditingkatkan tahun ini.
"Konsolidasi kita sebagai sebuah bangsa harus terus ditingkatkan agar MEA dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia," katanya. (rdk)