Jokowi mengungkapkan, ketika aksi teror itu berlangsung, personel TNI sebenarnya sudah bersiap siaga dan berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, ia berkata, para prajurit TNI tersebut urung turun tangan karena status mereka hanya sebagai pelapis anggota kepolisian.
Jika diperlukan, menurut Jokowi, personel TNI dapat beraksi dalam hitungan menit, bahkan detik, untuk membantu kepolisian menghadapi pelaku teror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Baca: Polisi Koordinasi dengan Malaysia Soal Katibah Nusantara)
Badrodin pun menyatakan, Polri akan terus mendukung kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintahan Jokowi.
Badrodin menuturkan, kepolisian akan melakukan upaya tersebut di berbagai sektor dan dengan seluruh pemangku kepentingan.
"TNI sebagai garis depan penjaga kedaulatan negara dan Polri sebagai garis depan penjaga keamanan berkomitmen mendukung kebijakan Bapak Presiden," ujarnya. (abm)