Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menyebutkan para pengikut dan anggota Gafatar telah menghilang dari wilayah Sorong.
"Gafatar pernah mendaftar ke Kesbangpol Sorong tahun 2013 dan aktif melakukan berbagai kegiatan sosial, tapi belakangan sudah tidak terlihat lagi," ujar Kepala Bidang Pembauran Kesbangpol Kota Sorong, Sefnat Kareth di Sorong, Rabu (3/2), seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada tiga nama yang terdaftar di Kesbangpol Kota Sorong sebagai penanggung jawab Gafatar yakni Sutikno, Ardryansyah dan Purwanto namun mereka sudah menghilang.
Ia mengakui, saat mendaftar ke Kesbangpol pada 2013, semua persyaratan administrasi organisasi itu lengkap sesuai ketentuan undang-undang.
Sebelum dipermasalahkan, lanjut dia, Gafatar cabang Kota Sorong aktif melakukan kegiatan sosial dan mengirim laporan kegiatan dalam bentuk artikel majalah kepada Kesbangpol. (obs)