Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung, Komisaris Besar Hari Nugroho, mengatakan operasi penangkapan berlangsung sekitar lima jam, dari pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.
Saat ditemui malam kemarin, Hari mengaku belum dapat berbicara banyak tentang operasi yang digalang Densus 88 tersebut. "Tim dari pusat masih melakukan pengembangan, siapa yang ditangkap, kami masih tunggu konfirmasinya," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi disebut merupakan penyandang dana bagi kelompok teror. Ia juga dikabarkan pernah melarikan diri ketika merampok sebuah bank di Kabupaten Pringsewu, Lampung, diketahui kepolisian.
Adapun sesaat pasca penangkapan kepolisian masih berjaga di lokasi. Aparat juga memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat ke lokasi operasi. (abm)