"Kami menaikkan pangkat yang lebih tinggi, dari brigadir menjadi brigadir kepala," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto di Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (2/10).
Agus mengatakan Badrodin telah menghubungi pihak keluarga Wahyudi terkait rencana pemberian penghargaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian juga masih mengejar kelompok teroris tersebut, termasuk pihak yang melakukan penyerangan. Tiga orang pelaku hingga kini belum dapat ditemukan.
Agus menegaskan situasi saat ini sudah kondusif dan terkendali.
"Polri maupun TNI terus melakukan upaya-upaya pengejaran dan pencarian kepada mereka yang terkait dengan teroris dan dugaan kelompok atau jaringan teroris," kata Agus.
Kejadian penembakan terjadi pada Selasa pagi, kemarin. Meski kehilangan satu anggotanya, Polri berhasil melumpuhkan dua orang pelaku kejadian tersebut.
Kejadian bermula saat personel Polri dan TNI menggelar operasi gabungan dengan merazia kendaraan yang melintas di jalan raya Kecamatan Napu, Kabupaten Poso.
Saat pemeriksaan, ternyata salah seorang penumpang membawa senjata api jenis revolver. Penumpang tersebut lantas mengeluarkan tembakan yang menewaskan Wahyudi. (sur)