"Kami masih mendalami. Pemeriksaan masih jalan," kata Saut ketika dihubungi CNN Indonesia.
Pendalaman dilakukan dengan sejumlah cara yakni melakukan pengkajian terhadap dokumen yang didapat dari penggeledahan dan memeriksa sejumlah saksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK juga telah menyita Surat Keputusan (SK) pengangkatan Andri di ruangannya di Mahkamah Agung. Penyidik juga menyita 10 buah telepon seluler, satu hard disk eksternal, dan satu unit hard disk laptop. Penyitaan dilakukan saat penyidik menggeledah ruangan tersangka penerima suap itu, Senin (15/2), di Kantor MA, Jakarta.
Untuk pemeriksaan saksi akan dilakukan setelah analisis terhadap hasil yang didapat dari penggeledahan.
Andri ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap untuk menunda penerbitan salinan kasasi perkara yang Ichsan Suaidi. Selain dua orang itu, penyidik juga menetapkan pengacara Ichsan, Awang Lazuardi Embat, sebagai tersangka pemberi suap.
Ichsan sebagai pengusaha pernah diputus terbukti korupsi Dermaga Labuhan Haji di Lombok Timur. Ichsan pun mengajukan banding hingga kasasi. Di tingkat kasasi, putusannya diperberat menjadi lima tahun oleh tiga hakim yakni Hakim Krisna Harahap, MS Lumme, dan Artidjo Alkostar. Putusan dibacakan pada September 2015. (obs)