"Bisa jadi ada indikasi ketersendirian, yang tersangka ini kan (hidup) sendiri. Tapi faktor sendiri pun harusnya tidak boleh menjadi alasan melakukan faktor seks menyimpang," kata Asrorun usai bertemu Saipul di kantor Kepolisian Sektor Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (19/2/2016).
Namun, kata Niam, seharusnya alasan hidup tanpa pasangan tak bisa menjadi dasar bagi Saipul untuk melakukan perbuatan cabul kepada penggemarnya. Saipul diduga melakukan perbuatan cabulnya terhadap salah satu penggemar, DS (17).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergi Tanpa Komentar
Sesaat setelah KPAI bertemu dengan Saipul, tersangka perkara pencabulan itu diketahui langsung pergi meninggalkan Mapolsek Kelapa Gading dengan pengawalan beberapa polisi di dalam kendaraan. Ia pergi tanpa berkomentar sedikitpun kepada awak media yang sudah menunggu.
Saipul dilaporkan oleh korban pencabulannya, DS (17), kemarin pagi ke Polsek Kelapa Gading. Korban sebelumnya menginap di rumah Saipul dan mengalami pencabulan saat sedang tidur. DS dan Saipul dikabarkan bertemu sejak dua pekan lalu. Mereka sudah tiga kali bertemu hingga perkara pencabulan terjadi.
Saipul mengajak DS menginap di rumahnya usai acara pencarian bakat menyanyi dangdut. Saat itulah Saipul minta dipijat oleh DS sebelum akhirnya menjalankan aksi cabulnya.
Lihat juga:Saipul Jamil Resmi Ditahan Polisi |
"Pasal yang disangkakan, Saudara SJ (Saipul Jamil) melanggar Pasal 76 huruf e ketentuan pidana Pasal 82 ayat 1 dengan ancaman lima sampai 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar," ujar Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Polisi Ari Cahya Nugraha. (yul)