Setelah Kalijodo, Ahok Gusur Kolong Tol Pluit

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Selasa, 01/03/2016 13:00 WIB
Setelah Kalijodo, Ahok Gusur Kolong Tol Pluit Anggota masyarakat mandi di ruang terbuka tak jauh dari huniannya di bawah jembatan layang tol Pluit, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan akan menertibkan perumahan liar di kolong tol Pluit hari ini, Selasa (1/3). Menurut dia, penertiban kali ini tidak membutuhkan sosialisasi atau peringatan terlebih dahulu.

"Kolong tol Pluit akan kami bereskan hari ini tanpa ada surat peringatan. Enak saja dia duduk di tanah saya harus menggunakan peringatan," kata Ahok saat ditemui di kawasan Cilincing, Selasa (1/3/2016).
Menurut Ahok lahan di bawah tol Pluit tersebut baru saja dibebaskan satu bulan yang lalu. Namun kembali ditempati oleh masyarakat tak lama kemudian.

Ahok menambahkan untuk penertiban sekarang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak perlu lagi didahului oleh sosialisasi. Pemprov DKI tinggal melemparkan surat peringatan sebanyak tiga kali sebelum akhirnya membongkar kawasan tersebut.


"Sekarang saya tak mau ada sosialisasi lagi, pokoknya di mana ada ruang terbuka hijau langsung SP 1, 2, 3 dan bongkar," ujar dia.

Ahok mengatakan siap merelokasi masyarakat ke sejumlah rusun. Dia mengaku ada 650 rusun bertipe 24 yang siap untuk diduduki. Rusun hanya diberikan kepada masyarakat yang memiliki KTP DKI Jakarta.
Hal senada diungkapkan Wali Kota DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan penertiban bangunan liar di bawah jalan tol layang akan dilakukan setelah pembongkaran Kalijodo selesai. (yul)