Jokowi Instruksikan Bangun Universitas Setara ITB di 5 Daerah

Aulia Bintang, CNN Indonesia | Rabu, 02/03/2016 15:45 WIB
Jokowi Instruksikan Bangun Universitas Setara ITB di 5 Daerah Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar menteri riset dan teknologi mengkaji pembangunan universitas setara ITB di lima provinsi di luar Pulau Jawa.
Pekanbaru, Riau, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Padjaitan mengungkapkan Presiden Indonesia berkeinginan agar Indonesia memiliki lima hingga enam universitas setara Institut Teknologi Bandung. Namun Jokowi ingin agar lima hingga enam universitas tersebut dibangun di luar Pulau Jawa.

Keinginan Jokowi tersebut muncul saat dirinya beserta Luhut mengunjungi Institut Teknologi Deli sehabis meninjau destinasi wisata Danau Toba.

"Dengan adanya latar belakang masalah pendidikan, beliau mengatakan kenapa kita tak membuat institut di lima enam provinsi dan kita tiru yang sudah bagus seperti ITB," kata Luhut saat ditemui di Pekanbaru, Rabu (2/3).


Setelah mendapat ide tersebut, Jokowi langsung menghubungi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M. Nasir untuk menanyakan posibilitas ide tersebut, termasuk dari sisi anggaran.

Menurut Luhut, Jokowi tidak masalah dengan anggaran yang ada karena Jokowi menganggap dana pembangunan universitas tergolong murah untuk Indonesia.

"Jadi Presiden mau menyaring dosen pintar dan masih berusia muda dari ITB, UI, UGM, atau ITS untuk keluar daerah selama setahun sampai dua tahun. Sementara pengajar yang ada di daerah kami kirim ke luar (negeri) untuk mengambil studi doktoral selama empat tahun," kata Luhut.

Dengan rencana tersebut, kata Luhut, Jokowi berharap sekembalinya para pengajar ke daerah masing-masing mereka bisa membantu percepatan pembangunan pendidikan di sana. Luhut mengakui, dengan sistem sekarang ini Pemerintah Indonesia pasti kewalahan.

"Jadi bayangkan ada lima atau enam universitas bagus dan diayomi oleh universitas terkenal di Jawa dan dosennya dari sana, maka akan ada 1000 mahasiswa yang bagus," ujarnya.

"Jadi mereka tak perlu merantau ke Jawa karena di daerah mereka sudah muncul pendidikan tinggi yang berkualitas." (pit/pit)