Tingkat Kematian Ibu di Jawa Barat Tiga Tahun Terakhir Tinggi

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Sabtu, 19/03/2016 01:50 WIB
Tingkat Kematian Ibu di Jawa Barat Tiga Tahun Terakhir Tinggi Foto: byryo
Jakarta, CNN Indonesia -- Data Direktorat Bina Kesehatan Ibu Kementerian Kesehatan mengenai jumlah kematian ibu di Indonesia tak banyak mengalami perubahan. Perbandingan data tiga tahun terakhir memperlihatkan penurunan terjadi sekitar 2 persen per tahun. 

"Pada tahun 2013, terdapat 5.019 kematian ibu, tahun berikutnya turun menjadi 4.925 kasus, dan tahun lalu sebanyak 4.809 kematian," ungkap Kepala Subdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja, Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan Dokter Christina Manurung, Jumat (18/3). Menurut Christina jumlah kematian ibu berbanding lurus dengan jumlah penduduk di wilayah tersebut.

Dalam tiga tahun terakhir Jawa barat menjadi provinsi dengan jumlah kematian ibu terbanyak dengan angka mencapai lebih dari 800 kematian, diikuti Jawa Tengah dengan lebih dari 600 kematian dan Jawa Timur mencapai 500 kematian. Sementara tiga terendah yakni D.I Yogyakarta, Kepulauan Bangka Belitung dan terakhir Kalimantan Utara sekitar 10-20 kematian.


Meski secara total menurun, di beberapa daerah justru terjadi kenaikan jumlah kematian Ibu dari tahun 2014, di antaranya Jawa Barat, Sumatera Utara, Banten dan Lampung.

Tercatat tiga provinsi yang selalu mengalami kenaikan jumlah kematian ibu dari setiap tahunnya tahun 2013 yaitu Banten, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat.

Apresiasi patut diberikan kepada Provinsi Papua dan Maluku yang mampu menekan angka kematian ibu secara signifikan hingga 90 persen kurang dari 10 kematian. Pada tahun sebelumnya, angka kematian di Papua mencapai sekitar 140-160 kematian.

Jumlah kematian ibu sebesar 31 persen atau 1435 kematian disebabkan karena perdarahan, lain-lain sekitar 28.4 persen, hipertensi 26 persen, gangguan sistem perdarahan 6.9 persen, infeksi 6 persen dan gangguan metabolik 1.33 persen.

Untuk menanggulangi masalah ini Kementerian Kesehatan mengupayakan pencegahan melalui program kesehatan dan gizi berbasis masyarakat dengan memberikan Multiple Micro Nutrient bagi ibu hamil dan suplemen untuk wanita usia subur. (bag)