Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti mengatakan, Fasichul ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dalam proyek peningkatan sarana dan prasaran RS Pendidikan dengan sumber dana DIPA tahun 2009.
"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status kasus ini ke penyidikan," ujar Yuyuk dalam keterangan pers di Gedung KPK, Rabu (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK tengah mempertimbangkan penetapan tersangka terhadap bekas Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti. La Nyalla yang berstatus Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) diduga terlibat pada kasus dugaan korupsi tersebut.
"Memang ada kasus yang kami supervisi, tapi ada juga kasus lain, kalau bicara nama tadi (La Nyalla). Mungkin KPK tidak terlalu lama akan menaikkan kasus itu (ke tingkat penyidikan)," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Selasa (29/3).
KPK telah mengirim tim ke Jawa Timur untuk mencari petunjuk dan informasi terkait La Nyalla. KPK sebelumnya pernah menggali keterangan La Nyalla soal dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan untuk RS Unair pada tahun 2010.
Pada 11 Maret 2015, dia dimintai keterangan terkait proses pemenangan lelang rumah sakit tersebut. Saat itu La Nyalla berkata, perusahaannya, PT Airlangga Tama melakukan joint operation dengan PT Pembangunan Perumahan di RS Unair sejak 2010.
Pekan ini, La Nyalla masuk daftar pencarian orang kepolisian. Status itu muncul menyusul kealpaannya menghadiri tiga panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada dugaan korupsi pembelian saham Bank Jatim senilai Rp5 miliar. (rdk)