"Sampai saat ini saya belum bisa mengkonfirmasi keterkaitan (La Nyalla) tersebut," ujar Yuyuk di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.
Yuyuk menegaskan, sampai saat ini baru ada satu orang yang telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka, yaitu mantan Rektor Unair, Fasichul Lisan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan tersebut, menurutnya, akan digelar jika akan mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
La Nyalla kabur ke luar negeri saat hendap diperiksa sebagai tersangka penyalahgunakan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2012 senilai Rp5,3 milliar.
Pada 16 Maret lalu, La Nyalla ditetapkan menjadi tersangka pada kasus tersebut. Ia diduga menyalahgunakan dana hibah untuk membeli saham perdana Bank Jatim saat menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur.
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pun langsung meminta bantuan Kejaksaan Agung mengerahkan intelijen untuk mencari La Nyalla. (abm)