Universitas Pattimura dan Politeknik Ambon akan membentuk tenaga ahli keteknikan berupa tenaga ahli akademik, insinyur profesional, dan paling utama adalah vokasi.
"Ini sesuai arahan Presiden untuk menyiapkan SDM di Blok Masela. Jangan sampai masyarakat Maluku jadi penonton saja. Harus jadi pengelola agar semakin sejahtera," tutur Menteri Ristekdikti M Nasir kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Blok Masela diperkirakan beroperasi tahun 2021. Tahun depan penyiapan grand design, tahun 2019 pembangunan dimulai. Kami siapkan SDM dari sekarang," kata Menteri Nasir.
Untuk itu Menteri Nasir meminta Rektor Universitas Pattimura bekerja sama dengan perguruan tinggi yang sudah memiliki pengalaman dalam membentuk tenaga keteknikan.
"Saat ini Universitas Pattimura baru memiliki teknik mesin, perkapalan, industri, sipil, MIPA. Kami siap membentuk tenaga keteknikan," kata Rektor Universitas Pattimuta Martinus Johanes Saptenino.
"PII punya wadah tenaga engineer . Kami harap ada masukan seperti dibutuhkan tenaga dalam bidang ilmu apa saja untuk Blok Masela," kata Menteri Nasir.
Ia berharap masyarakat Maluku dapat memanfaatkan kesempatan ini karena Blok Masela menghasilkan keuntungan yang besar. (pit)