Ketua Panitia Pengarah Agus Wijojo mengatakan masih ada kekurangan dalam simposium ini, yakni kurangnya keterlibatan unsur militer.
"Sebetulnya peran kelompok TNI bisa lebih besar lagi. Walaupun sudah diwakili Pak Sintong Panjaitan yang memainkan perannya dengan baik tadi," kata Agus di lokasi, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dengan kehadiran dari kedua belah pihak, maka ada proses pembelajaran yang dapat dipetik dari simposium ini.
Lihat juga:LIVE: Simposium Nasional Tragedi 1965 |
Dari empat sesi dialog dalam simposium, fakta penderitaan korban pelanggaran hak asasi manusia itu terungkap, baik mereka yang dianggap bagian dari Partai Komunis Indonesia maupun keluarga jenderal korban peristiwa G30S.
Tidak hanya dari sisi korban, simposium juga memperdengarkan kesaksian para jenderal Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (kini Tentara Nasional Indonesia) yang kala itu menjabat, yaitu Sintong Panjaitan.