Tim Khusus ini dibentuk dan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Komisaris Besar Polisi Gagas Nugraha. Selain dari Reserse, tim juga mengikutsertakan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang.
"Hari ini tim khusus Polda yang dipimpin Direskrimum meluncur ke Magelang untuk membantu penyelidikan. Kami juga ajak Labfor untuk turut serta mendalami,” kata Kapolda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono saat ditemui di Mapolda Jateng, Kamis (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Republik Indonesia menduga adanya keterkaitan antara aksi teror penembakan beruntun yang terjadi di Magelang dengan teror sayat lengan oleh orang tak dikenal di Yogyakarta belum lama ini.
Menurut Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar kedua aksi teror ini patut diduga berkaitan untuk menyebarkan teror di daerah Jawa Tengah.
"Patut diduga saling terkait, karena itu kan menimbulkan suatu kondisi yang tidak nyaman bagi masyarakat luas," kata Boy. (bag)