"Yang saya dengar, diarahkan untuk mendukung Setya Novanto," kata Firman saat dihubungi, Rabu (11/5).
Firman menyebutkan, jumlah pengurus daerah yang diganti sudah mencapai 125 orang lebih. Menurutnya, 125 orang itu setara dengan 20 persen suara. Dia menyebut Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan sebagai contoh yang ketuanya diganti pelaksana tugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua bakal calon ketua umum yakni Ade Komarudin dan Setya Novanto banyak mendapat kabar yang saling menyudutkan menjelang Munaslub yang akan dihelat pada 15 Mei mendatang. Selain kabar pertemuan dengan pemilik suara di luar jadwal yang ditetapkan panitia, Ade dan Setya juga disebut telah mendapat dukungan dari Istana untuk menduduki kursi orang nomor satu Golkar.
Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Lawrence Siburian sebelumnya berkata, sudah mendapat informasi terkait 'pencatutan' dukungan Istana yang disebut mendukung salah satu bakal calon ketua umum. Dia memastikan komite etik bertindak dalam kasus ini.
"Kami punya cara dan orang untuk menghimpun data mengenai itu. Kalau sudah memenuhi persyaratan, majelis kode etik akan mengadili jika cukup bukti dan saksi," kata Lawrence saat dihubungi. (rdk)