Lembaga swadaya masyarakat saja, kata Basuki, tak ramai-ramai melakukan perlawanan pun bantuan terhadap korban penggusuran Dadap. Padahal, menurutnya, korban penggusuran di Tangerang itu tak diberi kompensasi cukup seperti di Jakarta.
“Saya tanya, di Dadap ada yang ribut enggak? Di Dadap itu, (korban) kagak dikasih rusun, kagak dikasih KJP (Kartu Jakarta Pintar), kagak dikasih bus gratis, kagak dikasih modal. Enggak ada yang ribut,” kata Ahok, sapaan Basuki, di Jakarta, Senin (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mungkin Dadap itu salahnya satu, bupatinya bukan Ahok. Kalau bupatinya Ahok, banyak yang bantuin orang Dadap itu. Gitu saja,” ujar Ahok.
Orang-orang itu, menurut Ahok, hanya ingin mendapatkan keuntungan saat memberikan bantuan. Ia bahkan sempat menantang para pemberi bantuan untuk menyediakan tenda bahkan yang dilengkapi dengan Air Conditioner (AC), genset, dan makanan gratis.