Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, penggunaan dana CSR dan dana-dana lainnya dari perusahaan, tidak cuma-cuma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Said juga menyebut, penggusuran melibatkan unsur TNI dan Polri serta penangkapan aktivis hanya berpihak pada pengusaha.
Selain di Balai Kota, buruh juga menggelar aksi di Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam aksi tersebut buruh menuntut KPK agar segera menjadikan Ahok sebagai tersangka korupsi RS Sumber Waras, Reklamasi dan penyalahgunaan diskresi. Jika tak diindahkan, KSPI mengancam akan melakukan aksi terus menerus.
"Apabila KPK tidak memperhatikan tuntutan buruh ini maka aksi akan dilakukan terus menerus dan meluas melibatkan unsur masyarakat dan mahasiswa," kata Said.
Ahok menggunakan dana CSR perusahaan untuk membiayai sejumlah pembangunan di Jakarta. Misalnya untuk revitalisasi kawasan Kota Tua, pembangunan Kali Jodo, dan pengecatan bangunan Kota Tua.
Di Kali Jodo, Ahok menggandeng PT Bumi Serpong Damai. Sementara di Kota Tua, Ahok menggunakan dana perusahaan cat Dulux untuk mewarnai kembali bangunan kota tua.
(sur)