Ervan Adi Nugroho yang mendatangi gedung KPK sejak pukul 9.30 pagi (9/6) baru keluar setelah kurang lebih delapan jam pemeriksaan. Sejak keluar gedung Ervan sudah berlari demi menghindari kejaraan wartawan yang memberondongnya dengan pertanyaan terkait kasus suap PN jakpus.
Tidak hanya bungkam, Ervan juga memilih berkucing-kucingan dengan wartawan. Hingga ke parkiran belakang gedung KPK Ervan masih berusaha berlari demi menghindari awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu empat orang anggota polisi republik indonesia yang sudah dua kali di Panggil oleh komisi pemberantasan Korupsi (KPK) tidak juga memenuhi panggilan. Saksi lainnya Royani hingga saat ini keberadaanya belum diketahui oleh pihak KPK.
"Belum tahu. Hingga saat ini masih belum ada konfirmasi terkait keberadaan Royani" ungkap kepala Biro Humas, Yuyuk Andrianti. Menurut Yuyuk, Royani, yang juga merupakan sopir dari Nurhadi, diduga mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan tersangka Edy Nasution.
Nurhadi sendiri, beberapa waktu lalu telah menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatanya dalam kasus suap Pengadilan Negeri Jakarat Pusat tersebut. Saksi lainnya yakni Edy Sandoro hingga saat ini belum memenuhi panggilan karena dugaan gangguan kesehatannya.
"Memang banyak saksi yg belum hadir, tapi hal tersebut tidak mengganggu pemeriksaan kasus ini" ungkap Yayuk. (pit)