"Tidak ada pilihan lain selain berdiam diri menunggu ombak kembali normal," kata Misroto, salah seorang nelayan yang tinggal di Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta Selatan, Bali, Jumat (10/6) seperti diberitakan Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengisi waktu di rumah, para nelayan ini memperbaiki alat-alat tangkap ikan dan perahu sambil menunggu ombak kembali normal.
Para nelayan, wisatawan mancanegara maupun nusantara diimbau untuk hati-hati dan waspada sehubungan terjadinya ombak pasang dalam beberapa hari belakangan ini.
Para pengunjung pantai diminta tidak berenang atau berselancar di Pantai Kuta. Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Badung harus bekerja ekstra untuk mengawasi pengunjung akibat ombak pasang yang sedang terjadi di Pantai Kuta.
Petugas penjaga pantai kini telah memasang bendera sebagai tanda bahaya.
Menurut Wirawan, berdasarkan pemantauan, gelombang pasang yang terjadi di Pantai Kuta akibat faktor cuaca dan astronomi. dalam beberapa hari ke depan tinggi gelombang bisa melebihi dari tiga meter. (sur/antara)