Puncak Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek Diperkirakan 1 Juli

Suriyanto, CNN Indonesia | Kamis, 16/06/2016 12:55 WIB
Puncak Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek Diperkirakan 1 Juli Arus mudik tol Jakarta-Cikampek diperkirakan terjadi pada 1 Juli 2016. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Jasa Marga meperkirakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini di Tol Jakarta-Cikampek berlangsung pada Jumat, 1 Juli 2016. Hari itu adalah hari terakhir pekerja beraktivitas. Diperkirakan, pada malam hari mereka akan langsung mudik.

"Prediksi kami, masyarakat mulai libur pada Senin (4/7), namun mereka akan memilih berangkat ke kampungnya pada Jumat (1/7) agar lebih lama di kampung," kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto di Bekasi, Kamis (16/5).

Puncak arus mudik di jalan tol itu akan didominasi kendaraan pribadi dan umum yang mengarah ke Pantura melalui koridor Cikopo-Palimanan.


Sementara, pemudik yang mengarah ke Purwakarta, Bandung dan Cikampek diprediksi akan mulai memasuki Tol Jakarta-Cikampek pada hari Sabtu (2/7) dan Minggu (3/7).

Selain hari pertama dan dua hari setelah libur, Jasa Marga juga mewaspadai lonjakan pemudik pada hari H Lebaran. Menurut Iwan, pemudik pada hari H biasanya yang memiliki tujuan jarak dekat.

"Kami khawatirkan lonjakan saat hari H atau pascashalat Ied. Biasanya pemudik jarak dekat seperti ke Cikarang, Karawang dan Jakarta akan melonjak," katanya.

Meski melonjak, namun diperkirakan tak ada penambahan volumen kendaraan dibandingkan tahun lalu. Jumlahnya saat puncak mudik sekitar 119 ribu, sama seperti tahun lalu.

Agar tidak mengakibatkan kemacetan panjang, Iwan mengimbau para pemudik untuk menyiasati waktu pemberangkatan. Salah satunya dengan tidak berangkat pada puncak arus mudik.

"Cari sela waktu yang sekiranya di luar prediksi kepadatan kami agar perjalanan mudik menjadi lebih santai dan tidak melelahkan," kata Iwan.

Sementara itu Kementerian Perhubungan telah menetapkan masa angkutan lebaran mulai tanggal 18 Juni hingga 24 Juli. Periode terlama masa angkutan lebaran ditetapkan pemerintah untuk moda angkutan laut. Sementara untuk moda angkutan darat, udara, dan kereta api dimulai 24 Juni-17 Juli 2016.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan, persiapan transportasi untuk mudik 2016 tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, Kemenhub akan fokus pada penambahan jumlah sarana transportasi dan pemeriksaan armada transportasi.

Menurutnya, jumlah sarana transportasi tahun ini ditambah sebesar 3 persen sampai 5 persen. Transportasi tersebut terdiri dari kereta penumpang, pesawat, bus, dan kapal laut. Hal ini dilakukan karena Kemenhub menilai jumlah pemudik terus naik setiap tahunnya. (Antara/sur)