Usai Insiden dengan China, Jokowi Gelar Rapat di Natuna Besok

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Rabu, 22/06/2016 18:39 WIB
Kunjungan ke Natuna menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung merupakan pesan Presiden bahwa Natuna adalah bagian dari kedaulatan NKRI. Jokowi akan menggelar rapat terbatas di Kepulauan Natuna besok. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Natuna dan menggelar rapat terbatas di sana Besok. Agenda rapat terbatas adalah pengembangan kawasan terdepan itu.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, kunjungan itu merupakan pesan Jokowi bahwa Natuna merupakan bagian Republik Indonesia.

"Sebagai kepala pemerintahan dan negara, presiden ingin pastikan Natuna adalah bagian kedaulatan NKRI," ujar Pramono di Kantor Presiden, Rabu (22/6).


Pramono menyebutkan, Jokowi akan didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan empat orang staf.

Sementara itu, Luhut enggan menyebutkan kunjungan Jokowi ke Natuna berkaitan dengan insiden penembakan terhadap kapal China di perairan kawasan itu pekan lalu.

Dia juga enggan berkomentar lebih lanjut mengenai kunjungan dan urgensi ke Natuna besok. Menurutnya, keterangan diberikan setelah dia bersama presiden rapat terbatas di Natuna.

"Kami ingin melihat Natuna. Kami akan berikan keterangan setelah meninjau," ujar Luhut.

Insiden baku tembak terjadi pekan lalu dalam upaya penangkapan kapal China Han Tan Cou yang kedapatan melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah laut Indonesia.

Sebelum tembakan dilepas, KRI Imam Bonjol telah berkomunikasi dengan Han Tan Cou dan memberi isyarat bendera, namun tak direspons.

Pukul 09.30, KRI Imam Bonjol menurunkan Tim Visit Board Search Seizure (VBSS) untuk menggeledah kapal Han Tan Cou.

Hasilnya, tujuh awak kapal berkewarganegaraan China, yang terdiri dari enam pria dan satu wanita, berhasil diamankan.

Kapal Han Tan Cou ditahan di Sabang Mawang, Natuna, untuk proses investigasi terkait dugaan pencurian ikan. (sur/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK