"Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp56,30 triliun dan terealisasi sebesar Rp44,20 triliun atau 78,51 persen," kata Gubernur yang biasa disapa Ahok itu dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Jumat (24/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belanja daerah itu digunakan diantaranya untuk pengembangan sistem transportasi, antisipasi banjir, dan pembangunan rumah susun.
Sementara itu, DPRD DKI Jakarta menilai realisasi anggaran oleh Pemprov tidak maksimal.
"Penyerapan belanja daerah itu kan hanya 60 persen dari total anggaran yang disediakan jadi sangat tidak maksimal. Ada 40 persen anggaran negara yang tidak tergunakan," kata Wakil Ketua DPRD Triwisaksana yang sekaligus menjadi pimpinan sidang pada paripurna ini.
Kedepannya, Triwisaksana meminta agar pemerintah melakukan langkah-langkah antisipatif seperti pelelangan dini.
Triwisaksana menyarankan agar Pemprov tidak terlalu sering merotasi pejabat karena dianggap menghalangi percepatan penyerapan anggaran. Selama tahun 2016, Ahok tercatat sudah merombak pejabat di lingkungan Pemprov Jakarta sebanyak tiga kali. (sur)