Pembacaan keputusan oleh Hakim Zak Yacoob, mantan hakim Mahkamah Konstitusi Afrika Selatan, direkam dari Cape Town. Pemutaran video pembacaan keputusan itu akan didengarkan secara bersamaan oleh akademisi, ahli hukum internasional dan aktivis kemanusiaan secara bersamaan di lima negara, mulai pukul 09.00 waktu Belanda.
“Selain di Indonesia, para aktivis, akademisi dan ahli hukum di empat negara ini memiliki ketertarikan dan kepentingan atas hasil pengadilan IPT 1965,” kata Ketua IPT 1965, Saskia E. Wieringa, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu acara menonton bersama hasil keputusan juga digelar di Frankfurt, Jerman dan Amsterdam, Belanda.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia melakukan penyelidikan pro justicia pelanggaran HAM 1965 sejak 1 Juni 2008 hingga 30 April 2012. Namun, tindak lanjut hasil penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM jalan di tempat di Kejaksaan Agung.
Beberapa kasus pelanggaran HAM yang melalui pengadilan rakyat di antaranya dalam kasus pelanggaran HAM di Libya, Cote D’ivoire, Zimbabwe, Haiti dan orang-orang kulit hitam; kejahatan kemanusiaan di Palestina; dan pelanggaran HAM di Filipina.