Saut Edward Rajagukguk, kuasa hukum terpidana mati asal Pakistan Zulfiqar Ali, berkata bahwa keterangan tersebut telah diminta jaksa sejak Kamis (28/7) pagi. Keterangan lokasi pemakaman terpidana mati dikumpulkan seiring dengan masuknya 17 ambulans ke Pulau Nusakambangan pagi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Zulfiqar) akan disemayamkan di Kedubes Pakistan dulu," ujar Edward.
"Jaksa tidak secara pasti menyatakan eksekusi kapan. Bahkan saya telepon ke Lapas Batu juga tidak menyebutkan kapan," katanya.
Sementara itu Polres Cilacap telah menyiapkan lokasi pemakaman untuk terpidana di wilayah Cilacap.
Menurut Kepala Subbagian Humas Polres Cilacap Ajun Komisaris R Bintoro, dua lokasi pemakaman yang disiapkan adalah komplek pemakaman nasrani Kerkof dan Pemakaman Karang Suci untuk yang beragama Islam.
Namun Bintoro tak menyebut jumlah narapidana yang akan dimakamkan di Cilacap. Ia hanya mengatakan seluruh persiapan sudah rampung.
"Semua persiapan akhir telah dilakukan, peti jenazah sudah dibawa dengan mobil ambulans sudah masuk ke Nusakambangan," kata Bintoro.
Bintoro mengaku mendapat informasi bahwa eksekusi akan digelar Jumat dini hari. Pengamanan sudah diperketat sejak beberapa hari lalu.
Hari ini 300 personel Brimob bersiaga di Nusakambangan dan sekitarnya. Belasan mobil pengawal juga sudah bersiaga di Dermaga Wijayapura. Sementara 17 ambulans sudah masuk ke pulau membawa 14 peti jenazah. (sur/sur)