Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Dan Kebijakan Wilayah KLHK Laksmi Wijayanti menyatakan, kajian strategis ini dibuat guna memahami faktor utama keresahan warga terkait pembangunan pabrik semen dan pertambangan di sekitar gunung.
"Kajian strategis ini ke depan sebagai dasar perumusan kebijakan terbaik dalam menyelesaikan persoalan lingkungan dan keresahan masyarakat sekitar," ujar Yanti sapaan akrab Laksmi kepada CNNIndonesia.com pada Jumat (5/8).
Lihat juga:Petani Rembang: Terima Kasih Jokowi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsip persoalaan adalah komitmen perusahaan terkait pengelolaan lingkungan mungkin tidak memenuhi syarat mitigasi yang disyaratkan dalam Amdal, kami akan uji itu," kata Yanti.
Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menyatakan akan mempelajari pokok masalah (starting issue) sebagai dasar melakukan KLHS.
Saat ini KLHK sedang merumuskan perhitungan daya dukung dan daya tampung lingkungan Gunung Kendeng untuk menentukan skenario kebijakan dan rekomendasi Amdal.
Lihat juga:Doa Lebaran Petani Rembang |
Instruksi diberikan setelah Jokowi bertemu dan berdialog dengan petani Kendeng di Istana Negara, beberapa hari lalu.
Hasil studi itu akan menjadi rujukan seluruh pihak menyelesaikan konflik tersebut.
(wis/wis)