"Semua produk hukum yang sudah di keluarkan oleh Archandra Tahar harus dinyatakan batal demi hukum. Salah satunya adalah ijin eksport konsentrat kepada Freeport," kata Ferdinand dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/8).
Pembatalan juga harus dilakukan pada pengangkatan staf-staf khusus Arcandra saat jadi Menteri ESDM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu harus ada penyelidikan terkait hal tersebut. Ferdinand menyebutnya sebagai sebuah skandal. "Siapapun yang terlibat dalam meloloskan warga negara asing jadi menteri atau pejabat negara," katanya.
Pemberhentian dengan hormat Archandra disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negera Pratikno. Sebagai pengganti, ditunjuk Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pelaksana tugas.
Ferdinan berharap, sebagai Plt Menteri ESDM, Luhut tidak mengambil kebijakan strategis sampai dengan terpilihnya menteri ESDM definitif. Ia mengusulkan salah satu direktur jenderal di Kementerian ESDM diangkat menjadi Menteri. Mereka menurut Ferdinand adalah kalangan profesional dan bukan partisan partai.
Rekomendasi perpanjangan persetujuan eksport konsentrat Freeport diperpanjang hingga 11 Januari 2017. Izin tersebut habis pada 8 Agustus 2016. Surat persetujuan ekspor itu diberikan Kementerian ESDM ke Kementerian Perdagangan.
Dalam rekomendasi itu, Freeport memperoleh kuota ekspor konsentrat tembaga sebanyak 1,4 juta ton. Perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu juga masih dikenakan bea keluar 5 persen dari nilai volume konsentrat yang diekspor.
Lihat juga:Perjalanan Arcandra, Menteri 20 hari |