Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Barat Irianto mengatakan, banjir menerjang setidaknya empat kecamatan, antara lain Woyla Timur, Woyla Barat, Bubon, dan Johan Pahlawan.
"Banjir masih terus terjadi. Kabar terakhir dari petugas, baru saja ada warga Kecamatan Meureubo meninggal karena korsleting listrik akibat banjir," ucap Irianto di Meulaboh, Jumat (26/8), seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kawasan tertentu, seperti di Napai, ketinggian air di jalan sudah sampai 80 centimeter. Di pemukiman penduduk ada yang sudah setinggi 1,5 meter," ujarnya.
Kondisi tanah di pegunungan tersebut labil karena hujan lebat yang turun selama dua hari terakhir. Direktur PDAM Tirta Meulaboh MW Taufiq mengatakan, kejadian itu sempat menyebabkan penyulingan air terhenti.
"Beruntung tidak semuanya ambruk, hanya sisi kontruksi bagian samping. Untuk kontruksi utuh mesin besar masih aman, semoga tidak hujan lagi," tuturnya. (abm)