Namun Minggu (19/6) siang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah mencatat korban sudah bertambah menjadi 31 orang meninggal dunia.
Menurut Ketua BPBD Jateng Sarwa Permana, korban tewas ada di tiga kabupaten yakni Purworejo, Banjarnegara dan Kebumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban luka di rumah sakit ada 7 orang," kata Sarwa dalam keterangan tertulisnya.
Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, saat ini penanganan darurat masih dilakukan oleh BPBD dibantu unsur terkait dari TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, dan beberapa instansi lain.
Tim Reaksi Cepat BNPB menurut Sutopo terbagi dalam lima group yang tersebar di Jawa Tengah untuk mendampingi BPBD.
"Gubernur Jawa Tengah telah memerintahkan BPBD tetangga untuk memberikan bantuan pada daerah-daerah yang mengalami bencana cukup besar," katanya.
BPBD Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Boyolali dan beberapa daerah lain telah mengerahkan personil dan logistik peralatan membantu penanganan darurat. Saat ini
evakuasi korban dan mencarian korban hilang masih terus dilakukan.
"Dapur umum dan posko telah didirika dan Pendataan masih terus dilakukan," kata Sutopo.
Sementara di Kendal, banjir yang terjadi karena hujan yang turun sejak kemarin menggenangi Jalur Pantai Utara Jawa. Akibatnya kemacetan terjadi hingga sekitar 10 kilometer. Kemacetan terjadi sejak pagi dan belum terurai pada siang hari. (sur)