Tangisan histeris dari warga mengiringi proses pembongkaran bangunan di kawasan tersebut. Satu per satu rumah dan bangunan dihancurkan oleh mesin berat eskavator.
Penggusuran selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, penggusuran ini sempat terhenti akibat bentrok antara warga sekitar dengan ratusan Satpol PP sekitar pukul 07.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga dipukul mundur hingga ke Jalan Rawajati Barat. Alat berat eskavator masuk ke permukiman dan bergerak melakukan pembongkaran.
"Sebenarnya kami sudah siap. Kami sudah tahu perihal rencana penggusuran ini. Tapi kalau kami pindah itu artinya kami tidak bersolidaritas dengan penduduk setempat," kata Dina, salah satu pengelola panti kepada CNNIndonesia.com, Kamis (1/9) pagi.
Belum tahu ke mana warga akan pindah. Yang pasti, sampai saat ini mereka masih menolak direlokasi ke Rusun Marunda, Jakarta Utara karena terlalu jauh dari permukiman semula. (wis/agk)