Artinya, terdapat empat partai yang mendukung Ahok, panggilan Basuki, yaitu PDIP, Golkar, NasDem, dan Hanura. Keempat dukungan partai tersebut sangat kuat dengan total kursi DPRD DKI 52 kursi. Padahal, hanya butuh 22 kursi bagi partai untuk mengajukan calon.
Elektabilitas Ahok dalam beberapa survei juga masih menduduki posisi teratas. Sulit dikalahkan oleh calon-calon dari partai lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, jika penantang Ahok masih mencalonkan sosok yang elektabilitas rendah, maka Ahok sulit terkalahkan. Bahkan, Ahok bisa menang mudah.
Lihat juga:Dua Cagub DKI Diprediksi Siap Tantang Ahok |
Faktor kedua yang bisa mengalahkan Ahok adalah soliditas koalisi yang terbangun. Sebaliknya, jika terjadi perpecahan yang lebar di antara partai bukan pendukung Ahok, maka mantan Bupati Belitung Timur tersebut sangat diuntungkan.
"Sebaliknya, kalau pertarungan ke Ahok head to head. Partai koalisi penantang Ahok dapat mengkonsolidasikan kekuatan secara penuh. Mereka juga dapat menggunakan jaringan partai di akar rumput. Namun jika terpecah-pecah (parpol) maka Ahok sulit dikalahkan," kata Gun Gun.
Lihat juga:PAN Siapkan Lawan Tangguh untuk Ahok-Djarot |
"Yang bisa meruntuhkan Ahok itu Ahok sendiri. Contoh, jika terkena masalah hukum, dan politik yang menyebabkan Ahok jatuh dengan sendirinya," kata dia. (rel/obs)