"Golkar tidak ada masalah kok. Saya bertemu mereka baik-baik saja. Golkar, Hanura dan Nasdem masih solid mendukung kami," ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis kemarin.
Djarot mengatakan, setiap kader partai politik pasti memiliki pendapat dan pandangan personal menyikapi pemilihan kepala daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ahok: Perpecahan Juga Ada di Koalisi Sana |
"Nusron kan pejabat negara, pastinya tidak boleh dan kami memang tidak melibatkannya," ujar Djarot.
“Sejak awal pencalonan, Ahok dan pendukungnya berkali-kali menunjukkan sikap antipartai politik. Bahkan pernyataan dan sikapnya cenderung merendahkan dan mengerdilkan keberadaan parpol,” kata Doli.
Lihat juga:Ahok Dianggap Telah Menyakiti Partai Golkar |
Samsul bersama sepuluh kader senior lainnya sudah sejak jauh hari melayangkan pernyataan sikap agar partai mempertimbangkan kembali dukungannya untuk Ahok.
Selain Samsul, ada juga kader Golkar lain seperti Donny Siregar, Ricky Rachmadi, Indra Pilliang, Firdaus Gaffar, Musfihin Dahlan dan Ikhwan Habib Nasution yang turut serta dalam pernyataan sikap tersebut.
"Ahok itu kontra produktif dengan partai dan tren dia sudah menurun di masyarakat. Itu yang menjadi salah satu pertimbangannya," kata Samsul.