Jokowi Jamin Tak Intervensi Polisi dalam Kasus Ahok

Gilang Fauzi, CNN Indonesia | Sabtu, 12/11/2016 17:01 WIB
Jokowi Jamin Tak Intervensi Polisi dalam Kasus Ahok Presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum yang bergulir pasca demonstrasi 4 November 2016 di Jakarta. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum terkait persoalan yang merundung di Jakarta belakangan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jokowi ketika menghadiri acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulama Rakyat bertajuk 'Doa untuk Keselamatan Bangsa' di Econvention, Ancol, Jakarta, Sabtu (12/11).

"Saya sampaikan masalah yang berkaitan dengan Jakarta, sejak awal saya sampaikan tidak mau intervensi masalah hukum, serahkan saja pada hukum," ujar Jokowi seperti dikutip dari kantor berita Antara.


Persoalan yang dimaksud oleh Jokowi berkaitan dengan proses hukum yang bergulir pasca demonstrasi damai 4 November.

Pascademonstrasi itu setidaknya ada tiga kasus yang tengah diproses oleh polisi, antara lain proses hukum terhadap tersangka kerusuhan, penjarahan di Penjaringan, dan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Jokowi, sebelum demonstrasi 4 November silam sejatinya proses hukum atas kasus Ahok sudah berlangsung, bahkan saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Namun proses hukum yang berjalan menurutnya membutuhkan waktu.

"Kok pada enggak sabaran. Jadi mari tunggu hasil proses hukum itu seperti apa," kata Jokowi.

Presiden juga meminta agar aparat hukum tidak ditekan dan dipaksa untuk memproses atau bahkan menangkap Ahok.

"Jangan aparat hukum kita, kita paksa-paksa. Aturan sudah ada, ketentuan-ketentuan hukum juga sudah ada," kata Jokowi.

Kehadiran presiden mendapat sambutan meriah dalam acara yang dihadiri ribuan peserta, termasuk para ulama dan kiai yang hadir dari berbagai wilayah di Jakarta.

Berdasarkan laporan Antara, Jokowi hadir sekitar pukul 13.20 WIB di lokasi acara yang dinisiasi oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Pada kesempatan itu Jokowi hadir didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan acara Silatnas Ulama Rakyat itu digelar bertujuan untuk mendoakan agar Indonesia aman dari konflik.

"Aman tidak ada konflik semua baik-baik saja. Pemerintah bisa memberikan jalan terbaik bagi umat Islam," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin seperti dikutip detik.com.

(gil/gen)