"Ada kami bawa rekaman semua saat dia (Ahok) melakukam penistaan, kami juga bawa buku itu sebagai bukti, semuanya sudah masuk ke berkas (BAP)," kata Rizieq usai diperiksa lebih dari tiga jam di kantor Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam sejarahnya tidak ada tersangka yang tersangkut pasal 156 a KUHP bisa bebas, tidak ditahan, sebelumnya ada Arswedo Atmowiloto, dia ditahan, kenapa Ahok tidak? Ini bisa mengubah preseden, dia harus segera ditahan, bukti semua sudah lengkap," kata Rizieq.
"Saya tegaskan sekali lagi yah, Dia (Ahok) telah berulang kali melakukan penistaan terhadap Al Quran, saat wawancara, saat di balai kota, dan juga saat ada acara dengan partai pengusungnya, kami bawa semua rekamannya hari ini (ke Bareskrim Polri)," kata Rizieq. (rel/asa)