Persidangan hari ini, Rabu (2/8) mengagendakan pembacaan putusan atas gugatan yang dilayangkan Syafruddin terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Juru Bicara KY Farid Wajdi mengatakan, KY fokus memantau etika hakim dalam prosesi persidangan tersebut, baik perilaku di dalam maupun di luar sidang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farid mengimbau agar semua pihak menjaga independensi dan imparsialitas hakim yang memimpin jalannya persidangan praperadilan Syafruddin.
Sidang praperadilan Syafruddin sudah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak Selasa (25/7).
"Jika KY ingin melakukan pemantauan tentu akan lebih baik lagi, untuk menjaga marwah peradilan," ujar dia.
Febri meyakini pihaknya bakal menang melawan Syafruddin dalam sidang praperadilan tersebut. Pasalnya, semua argumentasi yang disampaikan Syafruddin lewat kuasa hukumnya sudah dijelaskan.
"Kami berharap pada putusan (praperadilan Syafruddin) dijatuhkan berdasarkan fakta yang muncul di persidangan dan dilakukan seadil-adilnya," tuturnya.
Syafruddin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut sejak pertengahan Maret 2017. Tindakan Syafruddin mengeluarkan SKL untuk Sjamsul diduga merugikan negara hingga Rp3,7 triliun.