Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Kapal Pertamina

Martahan Sohuturon , CNN Indonesia | Selasa, 08/08/2017 23:45 WIB
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Kapal Pertamina Pengadaan kapal yang dipersoalkan tersebut bernilai US$28,4 juta dan masuk dalam perencanaan Pertamina pada periode 2012 hingga 2014. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Vries Maritime Shipyard Aria Odman bin Idris sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) Transko Celebes dan AHTS Transko Andalas PT Pertamina.

AHTS merupakan kapal untuk mendukung kegiatan minyak dan gas bumi lepas pantai. Pengadaan yang dipersoalkan tersebut bernilai US$28,4 juta dan masuk dalam perencanaan perusahaan minyak pelat merah itu pada periode 2012 hingga 2014.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Rum mengatakan, penetapan Aria sebagai tersangka dilakukan berdasarkan surat bernomor Print-24/F.2/fd.1/08/2017 tanggal 8 Agustus 2017.


"Penyidik telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan tersangka inisial AO pekerjaan Direktur Utama PT. Vries Maritime Shipyard," kata Rum dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (8/8).

Menurutnya, penyidik menjerat Aria dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Aria menjadi tersangka kedua dalam kasus ini. Sebelumnya, penyidik telah menetapkan tersangka mantan Presiden Direktur PT Pertamina Trans Kontinental Suherimanto, dalam kasus yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp35 miliar ini. (agi/agi)