Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, ketujuh orang itu adalah anggota Brigade Mobil (Brimob) dan mantan Kapolsek Tigi Inspektur Satu Maing Raini.
Menurut dia, Polda Papua akan memproses tujuh anggota polisi itu dalam sidang kode etik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamal berharap proses sidang kode etik bisa dimulai pekan depan.
Bentrokan terjadi di Deiyai dipicu ketidakpuasan warga karena pengabaian perusahaan pembangun jembatan di kawasan kali Oneibo.
Warga akhirnya mendapatkan kendaraan dari wilayah lain dan membawa korban kritis itu ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Warga kemudian kesal dan mendatangi perkemahan pembangunan jembatan dan merusak pos pekerja.
Anggota Brimob dan Polsek Tigi langsung menghampiri lokasi. Warga mengamuk dan polisi pun melepas tembakan. Satu orang warga sipil tewas kena hujam timah panas dan delapan lainnya luka-luka.