DPRD DKI Dukung Wacana Masuk Ancol Gratis

axl, CNN Indonesia | Selasa, 19/09/2017 16:36 WIB
DPRD DKI Dukung Wacana Masuk Ancol Gratis DPRD DKI mendukung usulan tarif masuk kawasan Ancol digratiskan. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi Partai Golkar Yudistira Hermawan mendukung wacana gratis masuk Taman Impian Jaya Ancol. Pernyataan itu disampaikan menyusul pernyataan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat yang ingin biaya masuk kawasan Ancol ditiadakan.

"Ancol itu dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI sahamnya 72 persen, sisanya adalah PT Pembangunan Jaya Ancol. Tentu dia harus mendengarkan aspirasi masyarakat melalui Pemerintah Provinsi DKI," kata Yudistira saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (19/9).

Menurut Yudistira, Ancol seharusnya tidak boleh lagi menerima pendapatan dari penjualan tiket masuk. Pendapatan Ancol seharusnya berasal dari restoran, dan wahana-wahana seperti Dunia Fantasi.


Kata Yudistira, sudah saatnya Pemerintah Provinsi DKI memberikan akses kepada publik terhadap pantai. Terutama pada masyarakat DKI Jakarta yang tidak punya akses ke pantai.

"Saya tadi sudah rapat dengan Badan Pengelola Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD), secara khusus minta materi ini agar dapat direalisasikan. Permintaan masyarakat agar akses ke pantai itu diberikan kepada masyarakat oleh PT Pembangunan Jaya Ancol," kata Yudistira.

Yudistira yakin Ancol tidak akan rugi walau saat ini pendapatan Ancol terus menurun. Menurut dia, hal itu terjadi karena warga keberatan membayar tiket masuk.

"Nah kalau misalnya kita gratiskan maka orang akan datang ke Ancol. Usaha-usaha yang ada di dalam Ancol Insya Allah akan hidup, masyarakat yang datang bisa lebih banyak dan pendapatan usaha bisa meningkat," kata Yudistira.
Meski begitu, Yudistira mengatakan perlu ada aturan yang tepat bila biaya masuk Ancol gratis agar warga tidak seenaknya. Seperti atribut yang harus dikenakan sebagai tanda masuk, jam kunjungan dan beberapa aturan lain.

Dihubungi terpisah, Anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman menyampaikan hal serupa. Menurut dia pantai merupakan ruang publik yang bisa diakses gratis.

"Ke pantai Prinsipnya sebagai ruang publik. Sebaiknya tidak dipungut biaya. Saya setuju gratis," kata Prabowo.
Ia yakin PT Pembangunan Jaya Ancol dan Pemerintah Provinsi DKI tidak akan rugi. Prabowo pun mengatakan Fraksi Partai Gerindra mendukung kebijakan tersebut.

Saat ini tarif masuk ke kawasan Pantai Ancol bervariasi. Untuk mobil pada hari biasa hingga akhir pekan dikenakan tarif Rp25 ribu, motor Rp15 ribu, dan Bus sebesar Rp45 ribu.

Namun, tarif tersebut belum termasuk tiket masuk untuk menikmati berbagai wahana yang ada di sana. Ancol dikelola PT Jaya Ancol dan bukan pemprov, padahal pantai Ancol diketahui merupakan fasilitas umum milik masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Djarot mengatakan, gagasan masuk Ancol gratis sudah dikeluarkan sejak lama, tapi hingga saat ini belum juga terlaksana.

Mantan wali kota Blitar itu menyebut jika seandainya masuk Ancol gratis dan hanya dikenakan tarif parkir mobil maka bisa dipastikan Pasar Seni yang berada di dalam kawasan Ancol bisa hidup dan ramai.

"Sekarang masuk bayar, terus mau ke wahana lain bayar lagi. Kalau cuma disuruh bayar parkir terus nanti mau ke wahana bayar tidak apa-apa, nanti Pasar Seni bisa ramai itu," kata Djarot.

Sementara itu, Kepala Komunikasi Korporat PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari menyatakan, pihaknya sedang mengajukan jadwal pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait usulan bebas biaya masuk di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.